Penyebab, Gejala dan Pengobatan Radang Mata

Kesehatan

Apa itu radang mata?
Peradangan adalah proses di mana tubuh bereaksi melawan infeksi, cedera, atau iritasi. Peradangan dapat terjadi karena zat yang tidak berbahaya seperti debu atau bahkan serbuk sari. Sistem kekebalan tubuh juga dapat bereaksi terhadap jaringannya sendiri yang menyebabkan reaksi autoimun. Radang mata terjadi sebagai respons terhadap

iritasi, cedera, gangguan autoimun, atau alergi. Mata yang meradang sering kali tampak merah, berair, dan dalam banyak kasus terasa nyeri. Peradangan mata seperti itu mempengaruhi semua usia dan berlangsung dari beberapa menit hingga beberapa bulan dan tahun tergantung pada agen penyebab atau kondisi penyakit lain yang kemajuan dalam transplantasi kornea mendasari. Ini dapat mempengaruhi satu mata atau kedua mata.

Apa saja tanda dan gejala mata yang meradang?

Radang mata bisa mempengaruhi jaringan lunak di sekitarnya seperti kelopak mata. Tanda-tanda utama peradangan termasuk kemerahan pada mata, pembengkakan, peningkatan kehangatan pada mata yang terkena dan robekan yang berlebihan. Gejala lainnya bersifat kausal. Ini termasuk-

Memar: Hal ini terutama terlihat pada kelopak mata. Memar biasanya berasal dari trauma / cedera mata.

Peningkatan Sensitivitas: Mata yang terkena memiliki sensitivitas yang meningkat terhadap cahaya terang (fotofobik). Perubahan visual lain yang mungkin diperhatikan adalah penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan.

Kotoran Pus: Ada peningkatan pengeluaran nanah di mata yang terkena. Ini terlihat di pagi hari dengan kelopak mata yang lengket.

Mata Melotot: Mata yang menonjol atau menonjol menandakan mata bengkak.

Mata Berair: Area yang terkena mengeluarkan air mata yang berlebihan karena iritasi.

Kekeringan: Tergantung pada penyakit yang mendasari seperti sindrom Sjogren, kekeringan pada selaput lendir terjadi. Mata kering cenderung menjadi gatal dan berpasir.

Gejala menonjol lainnya termasuk pembengkakan tubuh secara umum (edema), masalah pernapasan, atau perubahan tingkat kesadaran, yang mengindikasikan masalah serius dan disarankan untuk mengunjungi dokter.

Apa penyebab radang mata?
Peradangan mata adalah respons terhadap infeksi, alergi, cedera pada mata, atau penyakit autoimun. Beberapa penyebab umum radang mata meliputi:

Reaksi alergi: Banyak orang mengembangkan reaksi alergi terhadap zat yang tidak kompatibel dengan tubuh mereka. Reaksi terhadap alergen lingkungan seperti debu dan serbuk sari merupakan penyebab paling umum dari iritasi mata yang berujung pada peradangan. Zat alergi umum lainnya termasuk obat-obatan, beberapa makanan, dan gigitan serangga seperti sengatan lebah.

Infeksi: Radang mata akibat infeksi biasa terjadi pada orang dengan standar kebersihan yang rendah. Membersihkan mata dua kali sehari, pada pagi hari dan sebelum tidur malam, disarankan untuk mencegah terjadinya infeksi. Wanita yang menggunakan maskara disarankan untuk mencuci riasannya sebelum tidur untuk mencegah reaksi negatif pada mata.

Cedera Traumatis: Mata rentan terhadap cedera karena terpapar lingkungan. Cedera umum yang menyebabkan radang mata termasuk trauma tumpul, abrasi kornea, iritan seperti bahan kimia, patah tulang orbital, atau gigitan serangga.

Penyakit autoimun: Radang mata bisa menjadi manifestasi dari penyakit autoimun yang mendasari. Dalam kasus seperti itu, tubuh mungkin mengembangkan respons peradangan terhadap jaringan mata. Beberapa penyakit umum termasuk rheumatoid arthritis, sindrom Behcet (menyebabkan bisul dan lecet), dan sindrom Sjogren (menyebabkan kekeringan pada selaput lendir yang menyebabkan gatal-gatal).

Lensa kontak: Orang yang menggunakan lensa kontak berisiko lebih tinggi mengalami mata meradang. Lensa kontak harus dijaga kebersihannya untuk menghindari masuknya zat iritan dan infeksi ke mata.

Bagaimana cara mengobati mata yang meradang?
Dalam banyak kasus, radang mata tidak memerlukan pengobatan karena berlangsung selama beberapa menit. Jika peradangan melebihi empat hari, ada kebutuhan untuk menemui dokter untuk menentukan penyebab yang klinik mata jakarta mendasari.

Radang mata bisa diredakan dengan cara berikut:
1. Membersihkan kelopak mata di pagi dan sore hari.
2. Gosok perlahan dari luar ke dalam dengan kapas basah.
3. Letakkan kain basah hangat di mata. Ini meredakan gejala mata yang meradang.
4. Hindari memakai lensa kontak karena dapat memperburuk gejala radang mata.
5. Kunjungi dokter untuk perawatan komprehensif. Dokter mungkin meresepkan obat anti-inflamasi untuk mengurangi peradangan sambil mengevaluasi penyakit yang mendasari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *